Pulang Kampung/Mudik

Seperti biasa setiap menjelang hari kemenangan atau lebih sering disebut lebaran. Pastinya setiap orang yang telah menyelesaikan ibadah shaum pada bulan Ramadhan mereka akan kembali pada tempat asal mereka dilahirkan dan akan mengunjungi semua sanak saudara mereka.

Pada suatu malam takbiran menjelang hari kemenangan ada sebuah kejadian lucu yang unik dan aneh. maaf kalo ceritanya kurang lucu ya. Kita mulai dari sini.

Disebuah desa jauh dipedalaman sana ada sebuah desa yang jauh dari pedalaman lagi ada sebuah desa lagi yang jauh sekali dari kota di ujung sana. Pada malam takbiran tersebut bukannya bertakbir,  seluruh masjid disana malah menyetel lagu-lagu rohani. Ketua RT desa yang bernama desa kelopak bunga itu mengunjungi salah satu dari 3 masjid tersebut dan berteriak HENTIKAN LAGUNYA SEKARANG JUGA!. Salah seorang diantara 5 orang yang berada dalam masjid kaget dan mematikan lagu tersebut. Ada apa pak? kok datang-datang langsung teriak-teriak sih. Pak RT tersebut berteriak kembali CEPAT KALIAN TAKBIRAN DAN JANGAN MENYETEL LAGU LAGI! orang yang berada di dalam masjid serempak menjawab “baik pa RT”. Kali ini bagian masjid yang kedua di sebelah desa kelopak bunga tersebut ada desa bernama desa sengsara. Pak ketua RT desa itu mengunjungi masjid di desa sengsara tersebut. Kok ada masjid disini”Kata pak RT heran?”. pak RT tersebut berteriak sama halnya seperti di desa  kelopak bunga. HENTIKAN LAGUNYA SEKARANG JUGA! kali ini berbeda kali ini didalam masjid ada 4 orang dan mereka serempak kaget. Dan salah seorang dari mereka tersebut mengucapkan “Gila kau pak bikin kita kaget”. Pak RT pun membalas lagi dengan bentakan “HEH SIAPA YANG GILA KALIAN YANG GILA MALAM TAKBIRAN MALAH MENYETEL LAGU! CEPAT MATIKAN DAN TAKBIRAN!” Mereka ber-4 serempak menjawab “Baik pak”. Nah kali ini bagian desa yang terakhir yang berada di dekat kota rada ke kampung gitu. Nama desa tersebut apa hayo coba tebak! Haha ga ada yang tau ya kasian deh. Nama desa tersebut adalah Kerupuk brondong. Nah kalo di masjid ini yang membentak bukan Pak RT. Karena kalo pak RT terus nanti siapa yang ngurus istri dan anak pak RT kalo semua pak RT bentak-bentak di masjid-masjid sebelum ke masjid kerupuk brondong ini makanya jadi polisi ma tentara.  Orang yang berada di dalam masjid langsung ngacir ke luar masjid karena takut. Kebetulan ada seorang lagi yang masih tetap di masjid. Polisi masuk dan berteriak “HEH KAMU CEPAT MATIKAN LAGUNYA DAN TAKBIRAN !. Orang itu tak mendengar apa yang dikatakan oleh polisi tersebut. Polisi pun terpaksa menyuruh dia agar dia mau berbicara dengan cara menempelkan pisau di lehernya dan polisi tersebut  bilang cepat kamu takbiran kao tidak kamu akan saya bawa kerumah sakit untuk di periksa. Akhirnya orang tersebut bicara silahakan saja saya di bawa ke rumah bapak asal jangan kerumah sakit jiwa. Salah satu dari polisi tersebut bilang kepada polisi yang menodong tersebut setahu saya dia itu torek. Polisi yang menodong pun langsung melepaskan pisau dari lehernya. Polisi tersebut menyuruh salah seorang dari 5 polisi dan tentara untuk membawa orang itu ke dokter untuk di sembuhkan. Polisi yang tadi menodong tadi bilang saya akan takbiran disini kalian bawa saja orang itu ke rumah sakit. Nah itu masih cerita sekitar situ belum mudik lho orang-orang yang menjadi tokoh dalam cerita ini. Ini dia cerita mereka mudik.

Pak RT dan keluarganya akan pulang kampung ke australia untuk menemui saudaranya yang kebetulan sedang berada di australia. Para polisi di atas ada yang pulang ke Jakarta, Medan Riau, Bandung mungkin sampai ke padalanrang ke bagian desanya. hhaha. para TNI ada yang pulang negri ke saudi, amrik, brasil hore brasil bukan hore brasil tapi brazil tau. hhehe garing uy.  Biarin aja atuh biar garing tetep enak tau. hhahahaha. Mereka semua mudik dengan asyik bersama indosat, nexian, dll. Oh iya sampe lupa gimana ya nasib warga yang ada di ke-3 desa tersebut? ingin tau ga? kalo ingin tahu truz pikirin ma kamu kira-kira ngapain sih para warga di sana. hhehe becanda dinx. Mereka malah pesta hura-hura selagi pak RT ma polisi dan tentaranya g ada mereka asyik-asyikan bebas. salah satu dari 100 orang warga Kita bebas dari bentakan polisi, tentara, dan pak RT. Kebetulan ada seorang polisi yang menjadi istri orang yang ada dilingkungan pesta tersebut, dan polisi tersebut bilang “Kata siapa kalian bebas”. Orang yang tadi bicara seperti itu langsung buang muka karena malu. hhahahaha jangan takut silahkan kalian berpesta kata polisi itu. Nah gimana lucu ga? Atau Unik? Atau aneh?

Ah sekian dulu deh ceritanya. Jika anda punya cerita lucu anda bisa kirim lewat E-mail. Kirim ke alamat dibawah ini.

Neehh alamat e-mailnya : mughni.aziz.aziz@gmail.com

oh iya kalo ngasih cerita ke alamat diatas sertakan biodata anda yang mencakup nama, alamat e-mail anda, TTL anda.

Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s