Perjalanan Mudik

Suatu hari dimana hari itu hari orang-orang pada pulang menuju kampungnya mereka masing-masing. Seperti biasa jalanan selalu macet di padati oleh kendaraan umum, pribadi hingga yang yang gratis yaitu jalan kaki. Bagi yang mudiknya jalan kaki adalah keluarga yang kebetulan rumah sodaranya dekat rumahnya. Untuk yang perjalanan mudiknya jauh biasanya menggunakan pesawat terbang, angkot, bis negara kalo ada mah tapi adanya juga bis kota aja yang sering dinaiki di indonesia, dan juga mobil punya pribadi yang  di beli dengan kredit. Mulai dari hari-hari yang lalu jalanan penuh selalu dari mulai rel kereta di padati sama kereta, jalan raya di kuasai oleh kendaraan bermotor, dan udara yang menguasainya hanya yang bisa terbang saja.

Lebaran kali ini jumlah pemudik yang menuju kampung halaman rumah ibunya yang jauh sekali tak terhitung oleh jari-jari kita. Biasa para atis pun tak ingin kalah oleh warga yang memang kurang terkenal. Mereka juga berkumpul dengan keluarga besar mereka. Sangat sulit dibayangkan untuk lebaran tahun-tahun yang akan datang seperti apa antrian tiket untuk mudik dan siap-siap semua SPBU untuk menambah pasokan bensin dan makin capek melayani semua costumer yang datang ke SPBU-SPBU di indonesia ini. Lucunya semua orang yang akan mudik nggak pernah mikir seberapa banyak uang yang telah ia keluarkan untuk THR, bensin mobil, Baju baru, parcel, sumbangan untuk panti asuhan bagi yang ingin mendapat pahala yang berjubel-jubel gedenya. Kalo artis mah gak perlu mikirin uang yang keluar soalnya juga sehabis lebaran kerja lagi. Nah kasian mah sama keluarga yang penghasilannya pas-pasan, jadi mau melakukan apa-apa yang keluar uang harus bener-bener difikir secara matang supaya uang tersebut dapat terkontrol dengan baik.

Jika anda tidak berniat untuk mudik undang saja sodara kalian untuk mampir kerumah anda. Jika tidak mau juga anda lebih baik jaga rumah saja sendiri. Seperti halnya hari raya idul fitri yang mungkin akan dilaksanakan pada hari minggu ini tanggal 20 september 2009 ini. Lebaran taun ini bisa mnjadi sebuah moment yang seharusnya kita kenang selalu. Kita harus bisa berbagi kebahagiaan kepada semua orang. Semoga shaum kita yang tinggal beberapa Jam lagi bisa membuka pintu hati kita untuk saling memaafkan sesama manusia, agar kita tak menyimpan dendam dan berprasangka buruk kepada orang lain.

2 thoughts on “Perjalanan Mudik

  1. Lisana R. Marzan mengatakan:

    kereen kmu bkin cerita,,,
    udah lbh baik cba kmu bikin novel,,,
    gug nyangka bgt ea seorang aziz bkin cerita yg menarik setiap hari…
    semoga cerita2 Qmu yg lain bza lebih menarik lagi…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s