KESETIAAN

Pada suatu hari di sebuah perkampungan terdapat 30 keluarga. Keluarga-keluarga di perkampungan tesebut sangat tinggi sosialisasinya. Pada saat mendekati hari peringatan nasional warga di kampung tersebut sangat antusias untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang di adakan oleh RT tiap daerah kampung tersebut. Di kampung tersebut terdapat 2 RT dan RW yang memang terkenal dekatnya. Karena setiap di adakan kegiatan di kampung tersebut ketua RT dan RW dari ke 2-nya selalu  merencanakannya agar kegiatan berjalan dengan baik. Pada esok hari tercatat bahwa adalah hari kemerdekaan kampung itu. Warga kampung tersebut sudah lama menunggu hari kemerdekaan kampung mereka yang ke-256. Lomba yang akan diadakan adalah lomba membuat dekorasi pada puri kampung mereka. Bagi setiap RT yang membuat purinya terlihat indah dan bagus akan menjadi pemenang. Namun mendekor puri di kampung itu tidak semudah yang kalian bayangkan. Mereka harus membuat desain yang sangat bagus jika ingin menang. Mereka harus bisa memadukan warna dan desain.

Keesokan harinya…

Lomba tersebut dimulai…

Seluruh warga RT 1 dan RT 2 mulai mendekor puri tanda masuk ke dalam RT ke dua belah pihak. Warga RT 1 mendekor purinya dengan gambar naga yang sedang melindungi tempat dia tinggal yang menandakan bahwa naga dapat melindungi wilayahnya dari segala bahaya , sedangkan warga RT 2 mendekor purinya dengan gambar bunga teratai yang mengapung di permukaan air yang menandakan warga di lingkungannya sangat tentram dan damai tidak pernah ada perkelahian. Setelah selesai mendekor puri dari setiap RT , seluruh warga di persilahkan kumpul di lapangan yang biasanya di pakai untuk upacara kemerdekaan. Kali ini ada perintah dari pemimpin kampung tersebut untuk menghias kantor kelurahan kampung tersebut. Ternyata yang mereka gambar adalah dua orang sepasang kekasih di taman yang saling bergandengan tangan sambil barjalan yang menandakan warga kampung ini tidak mengenal permusuhan, perkelahian. Yang mereka kenal adalah berbagi, persahabatan, dan kesetiaan. Kesetian ini lah yang membuat warga di kampung ini merasa damai dan tenang tinggal bersama.

THE END

Maker this story is : Muhammad Mughni Aziz

The ideas : My Mind and Imagination

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s