Kampung Sirodjul

Di sebuah desa terdapat perkampungan yang sangat ramah terhadap warga atau kampung-kampung sekitar yang memang dekat dengan kampung tersebut. Sebut saja kampung Sirodjul.

Di saat aku berjalan mengelilingi desa tersebut aku mendengar warga di desa itu membicarakan masyarakat di kampung Sirodjul yang ramah-ramah kepada pendatang maupun warga se-desa. Ketika aku mendengar kabar itu aku langsung menuju kerumunan warga yang sedang membicarakan kampung itu.

Pendatang (aku) : “Selamat siang Pak”. Sapa saya  ramah kepada bapak-bapak yang sedang berkumpul itu.

Pak Salim(salah seorang bapak) : “Selamat siang kembali. Anda siapa ? baru kali ini saya melihat anda”. sapa salah seorang bapak dari lima bapak-bapak.

Pendatang (aku) : Oh maaf saya belum memperkenalkan diri. Saya Anto, saya pendatang dari negeri Hindia. Saya tadi mendengar percakapan bapak-bapak sekalian yang sedang membicarakan kampung Sirodjul. Saya ingin mengetahui kampung tersebut berada dimana.

Pak Salim : Oh kampung tersebut berada di ujung desa ini. Jika bapak ingin menuju kesana Pak Ridwan bisa mengantarkan anda menggunakan sepeda motor.

Pak Ridwan : Iya Pak Anto saya bisa mengantarkan bapak ke kampung tersebut.

Pak Anto : Terima kasih tumpangannya Pak Ridwan. Apa bapak tidak keberatan mengantar saya menuju kampung tersebut ?

Pak Ridwan : Tentu saja tidak. Warga sini sudah biasa membantu para pendatang yang ingin mengunjungi kampung itu.

Pak Anto : Oh terima kasih lagi telah mau membatu saya.

Pak Ridwan : Sama-sama Pak Anto. Ayo kita berangkat sekarang.

Pak Anto : Oke.

Selama perjalan Pak Anto merasa seperti pendatang spesial atau tamu istimewa untuk desa itu.

Pak Ridwan : Pak Anto kita sudah sampai. Kita menuju kantor RT dulu untuk melapor bahwa bapak adalah pendatang.

Pak Anto : Baiklah.

Sesampainya di kantor RT….

Pak Ridwan : Selamat Sore Pak…

Pak RT : Selamat Sore kembali Pak …

Pak Ridwan : Kedatangan saya kemari saya membawa pendatang  yang ingin melihat-lihat kampung Sirodjul.

Pak RT : Oh itu maksud kedatangan bapak.

Pak Anto : Selamat Sore Pak….

Pak RT : Selamat Sore kembali. Bapak ya pendatang yang dimaksudkan oleh Pak Ridwan tadi ?

Pak Anto : Iya benar pak. Oh iya saya Pak Anto. Boleh kah saya melihat-lihat kampung ini ?

Pak RT : Tentu saja boleh. Nanti biar asisten saya mencarikan sebuah rumah untuk tinggal bapak.

Pak Anto : Terima kasih pak telah mau menerima saya sebagai tamu.

Pak RT : Sama-sama pak.

Setalah mendapatkan tempat tinggal sementara di kampung Sirodjul, pada malam harinya saya dapat beristirahat dengan nyaman.

Keesokan harinya ….

Tokk…Tokk…Tokk… Bunyi tiga kali ketukan di pintu tempat saya istirahat. Ketika saya membuka pintu ternyata asisten Pak RT membawakan sarapan pagi.

Asisten Pak RT : Pak Anto ini sarapan paginya.

Pak Anto : Terima kasih pak makanannya.

Setelah sarapan , saya mulai siap-siap berkeliling kampung di temani oleh asisten pak RT.

Pak Anto : “Wah ternyata warga di sini ramah-ramah ya pak”. Ketika warga-warga kampung yang sedang berolah raga pagi di depan rumah mereka dan memberi senyum hangat kepadaku dan asisten pak RT.

Setiap paginya saya sering di kirim sarapan oleh asisten Pak RT.

Saya sangat betah tinggal di kampung tersebut namun , sekarang saya harus kembali ke negeri saya.

Saya pamit kepada Pak RT dan warga sekitar. Dan saya pun di antar menuju desa asal saya menuju kampung tersebut.

Sesampai di desa itu saya langsung pamit kepada warga yang berada di desa karena sudah mau menerima saya.

Akhirnya saya pulang ke negeri Hindia menggunakan pesawat seperti saat saya pergi ke desa tersebut.

Selama perjalan pulang saya selalu memikirkan indahnya negeri saya jika seperti kampung Sirodjul.

Di kampung tersebut Pak RT tidak memikirkan diri sendiri saja tapi dia memikirkan rakyatnya agar sejahtera.

SELESAI

One thought on “Kampung Sirodjul

  1. rina selviana mengatakan:

    semoga selalu bisa menerbitkan cerita” unik dn memberi informasi yang bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s